Monday, February 8, 2010

Relaksasi Dengan Pemijatan / Massage

Salah satu cara mudah merelaksasi tubuh dan emosi adalah melalui pijatan. Tapi ternyata setiap teknik pijatan dibuat untuk tujuan tertentu karena fokus relaksasinya berbeda-beda.

Untuk itu penting mengetahui teknik pijatan apa yang sesuai dari agenda relaksasi kita. Sehingga nikmatnya relaksasi dari kepala sampai ujung kaki tidak hanya menjadi slogan. Berikut perkenalan kita dengan teknik-teknik pijatan yang meringankan tubuh secara fisik dan psikis.


Pijatan ala Swedia adalah pijatan yang paling mudah untuk dinikmati, karena hampir seluruh tempat perawatan spa menggunakan metode ini. Terapis akan menggunakan minyak atau losion ke seluruh tubuh untuk memudahkan pijatan yang titik perhatiannya adalah permukaan otot-otot. Dengan tekanan yang halus dan memutar, pijatan ini dapat meregangkan otot-otot. Itu mengapa, pijatan spa sangat cocok untuk kita yang merasa tubuh mulai kaku. Terlebih bagi kita yang belum pernah dipijat, metode ini adalah pintu untuk “jatuh cinta” pada kekuatan tekanan tangan.


Deep tissue adalah pijatan yang tekanannya lebih keras dibanding pijatan spa, karena tujuannya adalah jaringan otot yang lebih dalam. Kekuatan tekanan tangan yang mengenai setiap inci otot masih akan terasa 1 sampai 2 hari setelah kita dipijat. Pijatan ini cocok untuk para atlet yang mengalami ketegangan otot pada areal tubuh yang sama.


Hot stone adalah pijatan yang menggunakan batu panas atau batu vulkanik untuk kemudian diletakkan pada titik-titik meridian tubuh. Batu panas inilah yang meregangkan ototnya yang kemudian disempurnakan dengan pijatan dari terapis. Uniknya terapis menggunakan telapak tangan untuk memijat tubuh kita mulai dari pundak, punggung, tangan, hingga kaki. Metode pijatan ini sangat cocok untuk kita yang tidak hanya ingin meregangkan otot tapi juga merangsang titik-titik reflek kita.


Aromaterapi adalah cara relaksasi tubuh melalui pijatan yang juga dilengkapi dengan aroma esensial yang dapat membantu kita keluar dari keluhan-keluhan seperti pusing, sulit tidur, atau stres. Penggunaan aroma esensial ini sebenarnya adalah berdasarkan ilmu terapi penciuman. Itu mengapa bagi kita yang mengalami kelelahan fisik dan emosi, aroma terapi adalah jalan keluar patut dipilih.

Sumber Penulisan :
Sriwijaya Post - 12 November 2009

No comments:

Post a Comment